Wednesday, December 6, 2006

Jenis Hama Pada Aglaonema ( semua tanaman )

Hama

Hama adalah hewan penggangu tanaman yang secara fisik masih dapat dilihat secara kasat mata tanpa bantuan alat . Hama pada aglaonema bermacam-macam dan gejalanya berbeda-beda . Setiap hama memiliki cara penanggulangan tersendiri .

  1. Kutu Putih / Kutu kebul

Kutu ini lebih banyak menyerang aglaonema di daratan rendah dibanding dengan di dataran tinggi . Kutu putih Whitefly ini dapat ditemukan di batang dan daun bagian bawah . Kutu tersebut mengisap cairan daun dan meninggalkan jelaga pada daun . Hama ini dapat ditanggulangi dengan membersihkannya dengan kapas yang telah dicelupkan insektisida encer . Setelah itu , daun disemprot kembali dengan insektisida . Insektisida kontak atau sismetik yang bias digunakan , Mitac 200 EC dosis 1-2ml/l , dan Confidor 200 SL dosis 1 ml/l .

  1. Ulat

Hama ulat ada yang menyerang daun , yaitu Spodoptera sp . , ditandai dengan daun muda atau setengah tua yang rombeng dari pinggir . Ada juga ulat yang menyerang batang , yaitu Noctuidae . Penanggulangannya dapat dilakukan dengan mengambil ulat secara mekanis . Namun , bila jumlahnya sudah banyak , ulat dapat dibasmi dengan menyemprotkan insektisida 2 minggu sekali . Insektisida yang dapat digunakan adalah Decis 25 CE 0,5-1 ml/l , Atabron 1 ml/l , atau Buldok 25 EC dosis 0,5-2 ml/l .

  1. Belalang

Gejala penyerangan hama belalang ini sama dengan ulat , yaitu daun menjadi rombeng . Hama ini dapat ditanggulangi dengan penangkapan secara manual . Tangkap belalang yang belum bersayap atau saat masih pagi dan berembun biasanya belalang tidak dapat terbang dengan sayap basah . Anda juga dapat menyemprotkan Confidor 200 SL dosis 1 ml/l . Campurkan Decis 2,5 EC dosis 0,75-1 ml/l dengan frekuensi penyemprotan 2 minggu sekali .

  1. Kutu Perisai

Hama ini menyerang bagian daun . Kutu ini biasanya terdapat koloni dengan membentuk barisan di bagian tulang daun . Sesuai namanya , kutu ini memiliki bentuk fisik seperti perisai pada punggungnya . Kutu perisai dapat diatasi menggunakan insektisida sistemik dengan bahan aktif acephate .

  1. Root Mealy Bugs

Hama ini menyerang bagian akar tanaman , bentuknya seperti kutu putih . Tanaman menjadi kurus , kerdil , daunnya mengecil dan layu . Anda dapat menanggulangi dengan mengganti media tanam . Selain itu , gunakan insektisida Confidor 200 SL dosis 0,5-0,75 ml/l atau

  1. Kutu Sisik

Menyerang bagian daun , pelepah , batang dan bunga . Bentuknya seperti lintah dengan ukuran yang jauh lebih kecil . Kutu sisik dapat menyebabkan daun mengerut , kuning , layu , dan akhirnya mati . Anda juga dapat menyemprotkan insektisida Confidor 200-SL atau Agrimex 18 EC dosis 1 ml// dengan frekuensi 1 minggu sekali.

Hama

Hama adalah hewan penggangu tanaman yang secara fisik masih dapat dilihat secara kasat mata tanpa bantuan alat . Hama pada aglaonema bermacam-macam dan gejalanya berbeda-beda . Setiap hama memiliki cara penanggulangan tersendiri .

  1. Kutu Putih / Kutu kebul

Kutu ini lebih banyak menyerang aglaonema di daratan rendah dibanding dengan di dataran tinggi . Kutu putih Whitefly ini dapat ditemukan di batang dan daun bagian bawah . Kutu tersebut mengisap cairan daun dan meninggalkan jelaga pada daun . Hama ini dapat ditanggulangi dengan membersihkannya dengan kapas yang telah dicelupkan insektisida encer . Setelah itu , daun disemprot kembali dengan insektisida . Insektisida kontak atau sismetik yang bias digunakan , Mitac 200 EC dosis 1-2ml/l , dan Confidor 200 SL dosis 1 ml/l .

  1. Ulat

Hama ulat ada yang menyerang daun , yaitu Spodoptera sp . , ditandai dengan daun muda atau setengah tua yang rombeng dari pinggir . Ada juga ulat yang menyerang batang , yaitu Noctuidae . Penanggulangannya dapat dilakukan dengan mengambil ulat secara mekanis . Namun , bila jumlahnya sudah banyak , ulat dapat dibasmi dengan menyemprotkan insektisida 2 minggu sekali . Insektisida yang dapat digunakan adalah Decis 25 CE 0,5-1 ml/l , Atabron 1 ml/l , atau Buldok 25 EC dosis 0,5-2 ml/l .

  1. Belalang

Gejala penyerangan hama belalang ini sama dengan ulat , yaitu daun menjadi rombeng . Hama ini dapat ditanggulangi dengan penangkapan secara manual . Tangkap belalang yang belum bersayap atau saat masih pagi dan berembun biasanya belalang tidak dapat terbang dengan sayap basah . Anda juga dapat menyemprotkan Confidor 200 SL dosis 1 ml/l . Campurkan Decis 2,5 EC dosis 0,75-1 ml/l dengan frekuensi penyemprotan 2 minggu sekali .

  1. Kutu Perisai

Hama ini menyerang bagian daun . Kutu ini biasanya terdapat koloni dengan membentuk barisan di bagian tulang daun . Sesuai namanya , kutu ini memiliki bentuk fisik seperti perisai pada punggungnya . Kutu perisai dapat diatasi menggunakan insektisida sistemik dengan bahan aktif acephate .

  1. Root Mealy Bugs

Hama ini menyerang bagian akar tanaman , bentuknya seperti kutu putih . Tanaman menjadi kurus , kerdil , daunnya mengecil dan layu . Anda dapat menanggulangi dengan mengganti media tanam . Selain itu , gunakan insektisida Confidor 200 SL dosis 0,5-0,75 ml/l atau

  1. Kutu Sisik

Menyerang bagian daun , pelepah , batang dan bunga . Bentuknya seperti lintah dengan ukuran yang jauh lebih kecil . Kutu sisik dapat menyebabkan daun mengerut , kuning , layu , dan akhirnya mati . Anda juga dapat menyemprotkan insektisida Confidor 200-SL atau Agrimex 18 EC dosis 1 ml// dengan frekuensi 1 minggu sekali.

By : semua tanaman

2 comments:

Jessie said...

Thanks for the information,cause i can finish my work from school.
btw i have a blog to i hope u can see and write comment for me.
(smart_silly_guy@yahoo.com)
See You!!!

mei pradana said...

ditunggu artikel selanjutnya gan


my-giftplus.com

rangkaian bunga, toko bunga online, toko bunga jakarta, florist jakarta, kirim bunga jakarta